Soal No. 7-12

Soal !

7. Jelaskan apa yang dimaksud dengan jaringan LAN, MAN dan WAN.
8. Sebutkan 5 perangkat keras jaringan dan jelaskan secara rinci satu persatu.
9. Apakah fungsi Hub dalam jaringan?
10.Sebutkan topologi jaringan dan jelaskan kelemahan dan keuntungan dari

masing-masing topologi tersebut.
11.Jelaskan perbedaan antara jaringan yang bersifat Client-server dan peer-to-peer.
12. FDDI merupakan protocol yang diberikan oleh ITU-T dalam jaringan LAN.jelaskanlah metode akses ari FDDI dan bagaimana transmisi data pada FDDI

Jawaban

7.
Ø Local Area Network (LAN)
Local area network adalah jaringan lokal atau jaringan private yang ada dalam satu gedung atau dalam satu ruangan jaringan ini juga di sebut sebagai jaringan local. LAN biasa di gunakan untuk jaringan kecil yang menggunakan satu resource secara bersamasama, misalnya penggunaan printer secara bersama-sama, penggunaan media penyimpanan secara bersama, dan lain-lain.

Ø Metropolitan Area Network
(MAN)
Metropolitan Area Network adalah pengembangan dari LAN yang menggunakan metode yang sama dengan LAN, tetapi daerah cakupannya lebih luas. Daerah cakupan LAN yang hanya ada pada satu ruangan atau gedung, tetapi pada MAN cakupannya bias merupakan satu RT atau beberapa kantor yang berada dalam komplek yang sama. Tekologi MAN ini mendukung data dan suara dan dapat dihubungkan/ berhubungan dengan jaringan Televisi kabel
Ø Wide Area Network (WAN)
Wide Area Network dengan cakupan yang lebih luas lagi, cakupannya meliputi satu kawasan, satu pulau atau satu negara bahkan benua. Jaringan WAN dapat menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya dengan menggunalan satelit atau kabel bawah laut.












8.
Hub/Konsentrator

Sebuah Konsentrator/Hub adalah sebuah perangkat yang menyatukan kabel- kabel network dari tiap-tiap workstation, server atau perangkat lain. Dalam topologi Bintang, kabel twisted pair datang dari sebuah workstation masuk kedalam hub. Hub mempunyai banyak slot concentrator yang mana dapat dipasang menurut nomor port dari card yang dituju.

Bridges / Jembatan

Adalah sebuah perangkat yang membagi satu buah jaringan kedalam dua
buah jaringan, ini digunakan untuk mendapatkan jaringan yang efisien, dimana kadang pertumbuhan network sangat cepat makanya di perlukan jembatan untuk itu. Kebanyakan Bridges dapat mengetahui masing-masing alamat dari tiap-tiap segmen komputer pada jaringan sebelahnya dan juga pada jaringan yang lain di sebelahnya pula. Diibaratkan bahwa Bridges ini seperti polisi lalu lintas yang mengatur di persimpangan jalan pada saat jam-jam sibuk. Dia mengatur agar informasi di antara kedua sisi network tetap jalan dengan baik dan teratur. Bridges juga dapat di gunakan untuk mengkoneksi diantara network yang menggunakan tipe kabel yang berbeda ataupun topologi yang berbeda pula.

Routers

Sebuah Router mengartikan informasi dari satu jaringan ke jaringan yang lain, dia hampir sama dengan Bridge namun agak pintar sedikit, router akan mencari jalur yang terbaik untuk mengirimkan sebuah pesan yang berdasakan atas alamat tujuan dan alamat asal.

Kabel

Kabel sebagai media transmisi yaitu sebagai penghubung antara computer dengan perangkat keras jaringan lainnya seperti HUB / Switch.




Network Interface Cards (NIC) atau Kartu Jaringan

Kartu Jaringan (NIC) merupakan perangkat yang menyediakan media untuk menghubungkan antara komputer, kebanyakan kartu jaringan adalah kartu internal, yaitu kartu jaringan yang di pasang pada slot ekspansi di dalam komputer.

9. Hub merupakan alat yang berfungsi untuk menghubungkan beberapa computer sekaligus. Antar hub juga dapat saling berhubungan yaitu dengan menggunakan cara cross over cable, tetapi hub – hub saat ini sudah dapat meng – cross over cable sekaligus hubungan antar hub ini disebut juga chaining melalui port uplink.





10. Macam – macam topologi :

v Topologi BUS

Topologi jaringan jenis ini menggunakan sebuah kabel pusat yang sering disebut dengan backbone yang merupakan media utama dari jaringan. Terminal atau host yang akan membangun jaringan dihubungkan dengan kabel utama yang merupakan inti dari jaringan. Data yang dikirimkan akan langsung menuju terminal yang dituju tanpa harus melewati terminal atau host yang dalam jaringan. Tidak bekerjanya sebuah computer tidak akan menghentikan kerja dari jaringan. Jaringan tidak akan bekerja ketika kabel utamanya putus. Pada topologi Bus diguna-kan sebuah kabel tunggal atau kabel pusat di mana seluruh workstation dan server dihubung-kan. Keunggulan topologi Bus adalah pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain. Kelemahan dari topologi ini adalah bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.

v Keuntungan :
􀁸 Hemat kabel
􀁸 Layout kabel sederhana
􀁸 Mudah dikembangkan
􀁸 Tidak membutuhkan kendali pusat
􀁸 Penambahan dan pengurangan terminal tanpa mengganggu operasi yang sedang berjalan

v Kerugian :
􀁸 Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
􀁸 Kepadatan lalu lintas
􀁸 Keamanan data kurang terjamin
􀁸 Kecepatan akan menurun bila klien bertambah
􀁸 Diperlukan repeater untuk jarak yang jauh

v Topologi Star

Dalam topologi star, sebuah terminal pusat bertindak sebagai pengatur dan pengendali semua komunikasi data yang terjadi, maksudnya semua computer mengelilingi Hub pusat yang mengontrol komunikasi jaringan dan dapat berkomunikasi dengan Hub lain. Batas jarak komputer dengan Hub kurang lebih sekitar 100 meter. Setiap titik koneksi pada jaringan akan berkomunikasi melalui titik koneksi pusat atau konsentrator terlebih dahulu sebelum menuju server. Jaringan lebih fleksibel dan luas dibandingkan dengan dua topologi yang lainnya.

v Keuntungan
􀁸 Paling fleksibel
􀁸 Pemasangan/perubahan stasiun sangat mudah dan tidak mengganggu bagian
jaringan lain
􀁸 Kontrol terpusat
􀁸 Kemudahan deteksi dan isolasikesalahan/kerusakan
􀁸 Kemudahaan pengelolaan jaringan

v Kerugian
􀁸 Boros kabel
􀁸 Perlu penanganan khusus
􀁸 Kontrol terpusat (HUB) jadi elemen kritis

v Topologi Ring

Topologi ini mirip dengan topologi bus, tetapi kedua terminal yang berada di ujung saling dihubungkan, sehingga menyerupai seperti cincin. Setiap paket data yang diperoleh diperiksa alamatnya oleh terminal yang dilewatinya. Jika bukan untuk nya , paket dilewatkan sampai menemukan alamat yang benar. Setiap terminal dalam jaringan saling tergantung sehingga jika terjadi kerusakan pada satu terminal maka seluruh jaringan akan terganggu. Namun paket data mengalir satu arah sehingg dapat menghindari terjadinya tabrakan.


v Keuntungan
􀁸 Hemat Kabel dan dapat melayani lalu lintas yang padat dengan risiko tabrakan data
yang kecil
Kerugian
􀁸 Peka kesalahan
􀁸 Pengembangan jaringan lebih kaku
􀁸 Kerusakan pada media pengiriman dan terminal dapat menyebabkan kelumpuhan
kerja seluruh jaringan, dan lambat karena pengiriman data berdasarkan antrian.

v Topologi Mesh

Topologi jaringan ini menerapkan hubungan antar sentral secara penuh. Jumlah saluran harus disediakan untuk membentuk jaringan Mesh adalah jumlah sentral dikurangi 1 (n-1, n = jumlah sentral). Tingkat kerumitan jaringan sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang. Dengan demikian disamping kurang ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya.






v Topologi Pohon

Pada jaringan Topologi pohon, terdapat beberapa tingkatan simpul (node). Pusat atau simpul yang lebih tinggi tingkatannya, dapat mengatur simpul lain yang lebih rendah tingkatannya. Data yang dikirim perlu melalui simpul pusat terlebih dahulu. Misalnya untuk bergerak dari computer dengan node-3 ke komputer node-7 seperti halnya pada gambar, data yang ada harus melewati node-3, 5 dan node -6 sebelum berakhir pada node-7.

v Kelebihan dari topologi pohon adalah, dapat terbentuknya suatu kelompok yang dibutuhkan setiap saat. Sebagai contoh, perusahaan dapat membentuk kelompok yang terdiri atas terminal keuangan serta pada kelompok lain dibentuk untuk terminal penjualan. Adapun kelemahannya adalah, apabila simpul yang lebih tinggi kemudian tidak berfungsi, maka kelompk lainnya yang berada di bawahnya akhirnya juga menjadi tidak efektif. Cara kerja jaringan pohon ini relative menjadi lambat.

11.

Jaringan Client-Server

Server adalah computer yang menyediakan fasilitas bagi komputer-komputer lain didalam jaringan dan client adalah komputer-komputer yang menerima atau menggunakan fasilitas yang disediakan oleh server. Server dijaringan tipe client-server disebut dengan Dedicated Server karena murni berperan sebagai server yang menyediakan fasilitas kepada workstation dan server tersebut tidak dapat berperan sebagai workstation. Keunggulan : 1. Kecepatan akses lebih tinggi karena penyediaan fasilitas jaringan dan pengelolaannya dilakukan secara khusus oleh satu komputer (server) yang tidak dibebani dengan tugas lain sebagai workstation. 2. Sistem keamanan dan administrasi jaringan lebih baik, karena terdapat seorang pemakai yang bertugas sebagai administrator jaringan, yang mengelola administrasi dan system keamanan jaringan Sistem backup data lebih baik, karena pada jaringan clientserver backup dilakukan terpusat di server, yang akan membackup seluruh data yang digunakan di dalam jaringan. Sedangkan Kelemahannya antara lain : 1. Biaya operasional relatif lebih mahal. 2. Diperlukan adanya satu komputer khusus yang berkemampuan lebih untuk ditugaskan sebagai server. 3. Kelangsungan jaringan sangat tergantung pada server. Bila server mengalami gangguan maka secara keseluruhan jaringan akan terganggu.

Jaringan Peer To Peer

Bila ditinjau dari peran server di kedua tipe jaringan tersebut, maka server di jaringan tipe peer to peer diistilahkan nondedicated server, karena server tidak berperan sebagai server murni melainkan sekaligus dapat berperan sebagai workstation. Keunggulan : 1. Antar komputer dalam jaringan dapat saling berbagipakai fasilitas yang dimilikinya seperti: harddisk, drive, fax/modem, printer. 2. Biaya operasional relatif lebih murah dibandingkan dengan tipe jaringan client-server, salah satunya karena tidak memerlukan adanya server yang memiliki kemampuan khusus untuk mengorganisasikan dan menyediakan fasilitas jaringan. 3. Kelangsungan kerja jaringan tidak tergantung pada satu server. Sehingga bila salah satu komputer/peer mati atau rusak, jaringan secara keseluruhan tidak akan mengalami gangguan. Kelemahan : 1. Troubleshooting jaringan relatif lebih sulit, karena pada jaringan tipe peer to peer setiap komputer dimungkinkan untuk terlibat dalam komunikasi yang ada. Di jaringan client-server, komunikasi adalah antara server dengan workstation. 2. Unjuk kerja lebih rendah dibandingkan dengan jaringan client-server, karena setiap komputer/peer disamping harus mengelola pemakaian fasilitas jaringan juga harus mengelola pekerjaan atau aplikasi sendiri. 3. Sistem keamanan jaringan ditentukan oleh masingmasing user dengan mengatur keamanan masing-masing fasilitas yang dimiliki. 4. Karena data jaringan tersebar di masing-masing computer dalam jaringan, maka backup harus dilakukan oleh masingmasing komputer tersebut

12. Fiber Distributed Data
Interface (FDDI)

FDDI adalah protokol LAN yang distandarisasikan oleh ITU -T. FDDI mendukung laju data 100 MBps, sehingga menjadi aternatif pengganti ethernet dan token ring. FDDI dalam implementasinya harus menggunakan kabel serat optik, sehingga dari segi biaya adalah sangat mahal. Metoda akses: Token passing FDDI dalam metoda akses sama dengan Token Ring yakni token passin. FDDI menggunakan 2 hingga 6 byte alamat fisik. FDDI mendukung laju data pada 100 Mbps. FDDI hanya menggunakan 2 jenis frame: data dan token, lihat gambar 16.9.


FDDI diimplementasikan menggunakan ring ganda (dual ring). Dalam banyak kasus data ditransmisikan pada ring pertama (primary ring). Jika ring pertama mengalami masalah, maka ring kedua (secondary ring ) melakukan recovery. Setiap station atau node atau komputer dikoneksi dengan device yang bernama media transfer connector (MIC). Setiap MIC memiliki 2 fiber port. FDDI memiliki 3 tipe node: dual attachment station (DAS), single attachment station (SAS), dan dual attachment concentrator (DAC). Untuk DAS memiliki 2 MIC (MIC A dan MIC B) lihat gambar 16.10.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments


Model OSI

Hubungan antara OSI Reference Model, DARPA Reference Model dan stack protokol TCP/IP
Model referensi jaringan terbuka OSI atau OSI Reference Model for open networking adalah sebuah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh badan International Organization for Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1977. OSI sendiri merupakan singkatan dari Open System Interconnection. Model ini disebut juga dengan model "Model tujuh lapis OSI" (OSI seven layer model).
Sebelum munculnya model referensi OSI, sistem jaringan komputer sangat tergantung kepada pemasok (vendor). OSI berupaya membentuk standar umum jaringan komputer untuk menunjang interoperatibilitas antar pemasok yang berbeda. Dalam suatu jaringan yang besar biasanya terdapat banyak protokol jaringan yang berbeda. Tidak adanya suatu protokol yang sama, membuat banyak perangkat tidak bisa saling berkomunikasi.
Model referensi ini pada awalnya ditujukan sebagai basis untuk mengembangkan protokol-protokol jaringan, meski pada kenyataannya inisatif ini mengalami kegagalan.
Kegagalan itu disebabkan oleh beberapa faktor berikut:
Standar model referensi ini, jika dibandingkan dengan model referensi DARPA (Model Internet) yang dikembangkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF), sangat berdekatan. Model DARPA adalah model basis protokol TCP/IP yang populer digunakan.
Model referensi ini dianggap sangat kompleks. Beberapa fungsi (seperti halnya metode komunikasi connectionless) dianggap kurang bagus, sementara fungsi lainnya (seperti flow control dan koreksi kesalahan) diulang-ulang pada beberapa lapisan.
Pertumbuhan Internet dan protokol TCP/IP (sebuah protokol jaringan dunia nyata) membuat OSI Reference Model menjadi kurang diminati.
Pemerintah Amerika Serikat mencoba untuk mendukung protokol OSI Reference Model dalam solusi jaringan pemerintah pada tahun 1980-an, dengan mengimplementasikan beberapa standar yang disebut dengan Government Open Systems Interconnection Profile (GOSIP). Meski demikian. usaha ini akhirnya ditinggalkan pada tahun 1995, dan implementasi jaringan yang menggunakan OSI Reference model jarang dijumpai di luar Eropa.
OSI Reference Model pun akhirnya dilihat sebagai sebuah model ideal dari koneksi logis yang harus terjadi agar komunikasi data dalam jaringan dapat berlangsung. Beberapa protokol yang digunakan dalam dunia nyata, semacam TCP/IP, DECnet dan IBM Systems Network Architecture (SNA) memetakan tumpukan protokol (protocol stack) mereka ke OSI Reference Model. OSI Reference Model pun digunakan sebagai titik awal untuk mempelajari bagaimana beberapa protokol jaringan di dalam sebuah kumpulan protokol dapat berfungsi dan berinteraksi.

Struktur tujuh lapis model OSI, bersamaan dengan protocol data unit pada setiap lapisan
OSI Reference Model memiliki tujuh lapis, yakni sebagai berikut.Lapisan ke-
Nama lapisan
Keterangan:

7).Application layer
Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah HTTP, FTP, SMTP, dan NFS.

6.)Presentation layer
Berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Protokol yang berada dalam level ini adalah perangkat lunak redirektor (redirector software), seperti layanan Workstation (dalam Windows NT) dan juga Network shell (semacam Virtual Network Computing (VNC) atau Remote Desktop Protocol (RDP)).
5.)Session layer
Berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di level ini juga dilakukan resolusi nama.

4.)Transport layer
Berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, pada level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadp paket-paket yang hilang di tengah jalan.

3.)Network layer
Berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router dan switch layer-3.

2.)Data-link layer
Befungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras (seperti halnya Media Access Control Address (MAC Address)), dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hub, bridge, repeater, dan switch layer 2 beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi level ini menjadi dua level anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC).

1.)Physical layer
Berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnya Ethernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu, level ini juga mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Proses Instalasi Citrix 1.8

Langkah – langkah meng-install Citrix Metaframe :
· Tentukan dahulu letak source file dari citrix yang akan install;
· Klik file AutoRun;

· Klik Meta Frame Setup;Lanjutkan semua proses instalasi dengan Next, I Agree, Yes, dan Finish, danpastikan setiap konfermasi telah anda lewati dengan benar.Setelah selesai dengan instalasi citrix meta frame 1.8 lanjutkan dengan instalasiservice pack 3 untuk citrix.Instalisasi Service PackSebelum anda menginstal service pack citrix 1.8 pastikan meng-extrac dengan benarserta jangan lupa meletakan file hasil extrac ditempat yang benar.
· Klik file dengan nama SP3_MF18W2K;
Letakan file hasil extrac di tempat yang tepat, setelah proses extrac selesai jalankan file setup.
Lanjutkan semua proses instalasi dengan Next, I Agree, Yes, dan Finish, danpastikan setiap konfermasi telah anda lewati dengan benar.Setelah proses instalasi citrix service pack 3 selesai maka lanjutan dengan dengankonfigurasi lincency untuk meta frame


1.8InstalisasiLicencyCitrixPastikan dahulu letak file crack yang akan anda gunakan dalah hal ini kita akanmenggunakan file CitrixLM.
· Klik file dengan nama CitrixLM
· Klik Add untuk memasukan citrix license – kemudian tentukan jumlah user yang akan terkoneksi ke server. Ada empat license yang harus di masukan sbb : 1. MetaFrame 1.8 for Win2000 NFR 2. Citrix User License Pack 3. MetaFrame 1.8 for Feature Release 1 4. MetaFrame 1.8 for Feature Release 1 - update
· Setelah ke-empat license telah dimasukan, kemudian klik Activate untuk
aktivasi setiap license. Setelah semua proses diatas selesai dengan baik, maka anda telah selesai menginstal citrix 1.8, yang kurang hanya mengetesnya di komputer client dan dalam hal ini kita bisamencobannya di komputer server carannya :
· Klik icon Citrix Program Neighborhood yang ada di desktop
· Icon Citrix Program Neighborhood

· Klik ICA Connection untuk membuat coneksi kemudian lanjutkan seperti
gambar di bawah.
* Klik Next, Next, Next – sampai ada tampilan seperti di bawah
· Kemudian lanjutkan klik Next sampai konfermasi akhir Setelah anda selesai membuat koneksi dengan Citrix Program Neighborhood maka akan tampil icon baru seperti di gambar bawah yang namannya 123, Double klik icon tersebut untuk membuat koneksi.
Keberhasilan anda dalam membuat koneksi akan terbukti jika proses diatas berhasil danselanjutnya akan muncul login windows 2000 server seperti gambar dibawah.
· Masukan Username dan password anda kemudian klik OK
Apabila anda sudah dapat login kedalam windows 2000 server maka seluruh prosesinstalasi Windows 2000 server dan citrix 1.8 selesai sudah. Memang butuh ketelitian dankesabaran yang tinggi utuk meraih kesuksesan…MembuatDiskbootDiskboot biasannya di perlukan jika client yang digunakan tidak menggunakan HardDisk atau hanya memiliki HD kecil.Seperti biasa sebelum membuat diskboot siapkan satu disket kosong yang telah di formatdengan system, dan yang perlu diingat dalam melakukan format harus menggunakan DosMode :
· C:\>format a:/s
Setelah disket yang telah diformat system siap, pastikan letak file pembuat disketICASETUP .Agar dapat membuat client conact ke server siapkan disket driver NIC client yangtersedia disaat anda membeli NIC tersebut. Kemudian cari file NET.CFG biasannyadriver coneksi NIC client berdampingan dengan file NET.CFG, perlu diingat bahwasetiap NIC mempunyai driver yang berbeda, tergantung merk dan jenis NIC-nya. Jikaanda kurang jelas silahkan membaca petunjuk instalasi disket client pada programICASETUP.Jika semua sudah siap marilah kita membuat disket instalasi client.
· Double klik icon ICASETUP
Silahkan membaca petunjuk untuk memastikan semuanya berjalan dengan lancar, jikaanda sudah yakin memulailah dengan menekan sebarang tombol.
· Setelah anda menemukan file driver NIC anda isi menu konfermasi dengan
lengkap seperti di bawah ini kemudian tekan ENTER dan tunggu kuranglebih2 menit untuk membuat disket boot ini.

Apabila pembutan disket telah selesai maka langkah selanjutnya anda tinggal me-rebootkomputer client dan mencoba mem-booting client tersebut lewat disket.


Catatan Teknis

1. Perlu dicatat client yang memiliki VGA card 1 Mb hannya bisa menampilkan maximal 256 color untuk tampilan di cllient.

2. Jika anda mempunyai HD berukuran kecil, anda tinggal mengcopy isi disketboot tadi ke HG anda.
3. HD bad sector-pun dapat digunakan dengan catatan masih bisa dipakai.

.Selesai.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Proses Instalasi Citrix 1.8

Langkah – langkah meng-install Citrix Metaframe :
· Tentukan dahulu letak source file dari citrix yang akan install;
· Klik file AutoRun;
· Klik Meta Frame Setup;Lanjutkan semua proses instalasi dengan Next, I Agree, Yes, dan Finish, danpastikan setiap konfermasi telah anda lewati dengan benar.Setelah selesai dengan instalasi citrix meta frame 1.8 lanjutkan dengan instalasiservice pack 3 untuk citrix.Instalisasi Service PackSebelum anda menginstal service pack citrix 1.8 pastikan meng-extrac dengan benarserta jangan lupa meletakan file hasil extrac ditempat yang benar.
· Klik file dengan nama SP3_MF18W2K;
Letakan file hasil extrac di tempat yang tepat, setelah proses extrac selesai jalankan file setup.
Lanjutkan semua proses instalasi dengan Next, I Agree, Yes, dan Finish, danpastikan setiap konfermasi telah anda lewati dengan benar.Setelah proses instalasi citrix service pack 3 selesai maka lanjutan dengan dengankonfigurasi lincency untuk meta frame

1.8InstalisasiLicencyCitrixPastikan dahulu letak file crack yang akan anda gunakan dalah hal ini kita akanmenggunakan file CitrixLM.
· Klik file dengan nama CitrixLM
· Klik Add untuk memasukan citrix license – kemudian tentukan jumlah user yang akan terkoneksi ke server. Ada empat license yang harus di masukan sbb : 1. MetaFrame 1.8 for Win2000 NFR 2. Citrix User License Pack 3. MetaFrame 1.8 for Feature Release 1 4. MetaFrame 1.8 for Feature Release 1 - update
· Setelah ke-empat license telah dimasukan, kemudian klik Activate untuk
aktivasi setiap license. Setelah semua proses diatas selesai dengan baik, maka anda telah selesai menginstal citrix 1.8, yang kurang hanya mengetesnya di komputer client dan dalam hal ini kita bisamencobannya di komputer server carannya :
· Klik icon Citrix Program Neighborhood yang ada di desktop
· Icon Citrix Program Neighborhood
· Klik ICA Connection untuk membuat coneksi kemudian lanjutkan seperti
gambar di bawah.
* Klik Next, Next, Next – sampai ada tampilan seperti di bawah
· Kemudian lanjutkan klik Next sampai konfermasi akhir Setelah anda selesai membuat koneksi dengan Citrix Program Neighborhood maka akan tampil icon baru seperti di gambar bawah yang namannya 123, Double klik icon tersebut untuk membuat koneksi.
Keberhasilan anda dalam membuat koneksi akan terbukti jika proses diatas berhasil danselanjutnya akan muncul login windows 2000 server seperti gambar dibawah.
· Masukan Username dan password anda kemudian klik OK
Apabila anda sudah dapat login kedalam windows 2000 server maka seluruh prosesinstalasi Windows 2000 server dan citrix 1.8 selesai sudah. Memang butuh ketelitian dankesabaran yang tinggi utuk meraih kesuksesan…MembuatDiskbootDiskboot biasannya di perlukan jika client yang digunakan tidak menggunakan HardDisk atau hanya memiliki HD kecil.Seperti biasa sebelum membuat diskboot siapkan satu disket kosong yang telah di formatdengan system, dan yang perlu diingat dalam melakukan format harus menggunakan DosMode :
· C:\>format a:/s
Setelah disket yang telah diformat system siap, pastikan letak file pembuat disketICASETUP .Agar dapat membuat client conact ke server siapkan disket driver NIC client yangtersedia disaat anda membeli NIC tersebut. Kemudian cari file NET.CFG biasannyadriver coneksi NIC client berdampingan dengan file NET.CFG, perlu diingat bahwasetiap NIC mempunyai driver yang berbeda, tergantung merk dan jenis NIC-nya. Jikaanda kurang jelas silahkan membaca petunjuk instalasi disket client pada programICASETUP.Jika semua sudah siap marilah kita membuat disket instalasi client.
· Double klik icon ICASETUP
Silahkan membaca petunjuk untuk memastikan semuanya berjalan dengan lancar, jikaanda sudah yakin memulailah dengan menekan sebarang tombol.
· Setelah anda menemukan file driver NIC anda isi menu konfermasi dengan
lengkap seperti di bawah ini kemudian tekan ENTER dan tunggu kuranglebih2 menit untuk membuat disket boot ini.

Apabila pembutan disket telah selesai maka langkah selanjutnya anda tinggal me-rebootkomputer client dan mencoba mem-booting client tersebut lewat disket.

Catatan Teknis
1. Perlu dicatat client yang memiliki VGA card 1 Mb hannya bisa menampilkan maximal 256 color untuk tampilan di cllient.
2. Jika anda mempunyai HD berukuran kecil, anda tinggal mengcopy isi disketboot tadi ke HG anda.
3. HD bad sector-pun dapat digunakan dengan catatan masih bisa dipakai.
.Selesai.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Artikel membangun Web server
MEMBANGUN WEB SERVER DENGAN WINDOWS 2003 SERVER

1.1 Pengenalan WebPengertian Web Web atau web site adalah suatu halaman yang berisi sejumlah informasi yang dapat diakses dan dibaca melalui system jaringan dengan menggunakan program browser seperti Internet Explorer.
Pengertian Web Server Web Server adalah sebuah perangkat lunak server yang berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan browser web dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman-halaman web yang berbentuk dokumen HTML. Web Server yang terkenal diantaranya adalah Apache dan Microsoft Internet Information Service (IIS). IIS yang hanya beroperasi pada OS Windows.Pada presentasi kali ini akan dijelaskan tentang Installasi serta konfigurasi Web server dengan menggunakan IIS(Internet Information Service) dengan menggunakan OS Windows Server 2003 standard Edition.

1.2 Langkah – langkah installasi dan konfigurasi Web Server

1. Jalankan program Internet Service Manager yang telah terinstal di komputer server dengan cara klik tombol Star > Program > Administrative Tools > Internet Service.

2. Dari tampilan program IIS, kemudian buat sebuah website dengan langkah kliktombol action hingga muncul menu,lalu pilih New >>WebSite.

3. Kemudian muncul ucapan selamat datang pada program panduan dalam bentuk (wizard) untuk membuat web site seperti tampak pada dibawah , lalu pilih tombol Next hingga muncul tampilan seperti pada gambar 10. Untuk bagian description isi nama web site yang akan kita buat, misalnya : rumah.com lalu pilih next :

4. Selanjutnya pilih tombol next, hingga muncul tampilan menu untuk pemilihan IP Address dan nomor port untuk web site.

5. Pada langkah berikutnya pilih tombol Next, hingga muncul menu untuk memilih lokasi direktori tempat menyimpan data data web site.

6. Berikutnya pilih tombol Next, hingga muncul tampilan pengaturan hak akses web.

7. Selanjutnya pilih tombol Next, hingga muncul konfirmasi bahwa proses pembuatan web site secara terpandu sudah selesai, lalu tekan tombol finish untuk mengakhirinya.

8. Setelah menekan tombol finish, maka akan kelihatan pada program IIS akanmuncul nama web site yang dibuat dengan sejumlah file dan direktori yang ada,Setelah pendefinisian web site telah selesai, maka dilanjutkan denganpengaturan konfigurasi server extension.
Dengan langkah sebagai berikut :
a. Dari menu IIS, kemudian pilih dan klik tombol action > All Tasks > Configure Server Extension.
b. Kemudian muncul tampilan selamat datang pada program server extension
Configurations.
c. Kemudian pilih Next, hingga muncul tampilan pembuatan kelompok windows.
d. Pilih Next, hingga muncul tampilan Access control
e. Pilih Next, sehingga akan muncul tampilan untuk pengisian email server. Pada dialog ini kita pilih No, I’ll do it latter. Hal ini karena pada Windows 2003 server belum dilengkapi dengan program mail server. Sehinggauntuk penggunaan email, perlu bantuan program yang lain.
f. Selanjutnya kita pilih Next, hingga muncul tampilan finish yang menginformasikan bahwa kegiatan konfigurasi server extension sudah selesai.

1.3 Mengkonfigurasi DNS (Domain Name Sytem ) ServerDNS merupakan suatu protocol yang berfungsi untuk menjembatani antaraalamat jaringan dalam bentuk IP addres yang berupa angka – angka menjadi kata –kata yang mudah di ingat dan dapat menjadi identitas dari suatu lembaga.
Dalamkonfigurasi DNS Server ini terdiri dari dua kelompok, yaitu :
1.Mendefinisikan New Zone
Jalankan program DNS dengan cara pilih tombol Start >> Program >> Administrative Tools >> DNS, hingga muncul tampilan Wizard DNS
2. Buat New Zone dengan cara klik Action lalu pilih New.
3. Sehingga akan muncul tampilan ucapan selamat datang dalam pembuatan new zone.
4. Pilih Next, hingga muncul tampilan pemilihan zone type lalu pilih standard primary
5. Pilih Next, hingga muncul tampilan pengisian nama zone yang mau dibuat. Ketik rumah.com
6. Pilih Next, hingga akan tampil nama file rumah.com.dns sebagai tanda telah berhasil pembuatan zone baru rumah.com.
7. Pilih Next, sehingga akan muncul informasi bahwa pembuatan zone baru secara terpandu telah selesai, lalu tekan tombol finish untuk mengakhiri proses pembuatan zone rumah.com.
8. Setelah tombol finish ditekan, maka akan tampil jendela zone yang sudah dibuat rumah.com.

2.Mendefinisikan New HostDalam pendefinisian new host ini dimaksudkan agar alamat web menjadi komplit dariyang rumah.com menjadi www.rumah.com.
Langkah langkah pembuatan new host adalah sebagai berikut :
1. Dari tampilan DNS kemudian cari nama web site yang sudah dibuat dalam zone create.
2. Dari tampilan DNS kemudian pilih tombol action atau pilih movingcel.comkemudian klik kanan hingga muncul menu pop up, lalu klik new host.
3. Pilihan pembuatan new host akan memunculkan menu new host,lalu kit isi name : www dan ip address : 192.168.0.103
4. Pilih tombol Add Host lalu tekan tombol Done, sehingga jika proses pembuatan berhasil akan muncul tampilan yang memberikan informasi bahwa pembuatan new host telah sukses.
5. Kemudian muncul tampilan lanjutan pembuatan new host.

3.Melakukan pengaturan property web sitePengaturan ini dimaksudkan agar setiap kita mengakses web site dengan mengetikan alamat www.rumah.com pada address bar program browser internet explorer) maka server akan mengarahkan kita untuk membuka file index.html sebagaihalaman utama web site tersebut.
Langkah pengaturan web site sebagai berikut:
1. Masih dari program IIS, kemudian pilih nama web site yang ada : rumah.comlalu pilih tombol action, hingga muncul menu pop up lalu klik tombol properties.
2. Pemilihan menu properties pada rumah.com akan memunculkan dialogproperties.
3. Pilih tab Documents untuk pembuatan file index.html dengan cara pilih tombol add lalu ketik nama file : inde.html pada
4. Pembuatan file index.html sudah berhasil dengan posisi masih dibawah, sehingga perlu digeser keatas dengan menekan tombol naik di sebelah kiri nama file hingga berada paling atas.
5. Proses pengaturan web site : rumah.com sudah selesai, lalu tekan tombol okmaka web site sudah dapat di jalankan dengan cara membuka program browser(internet explorer) dari komputer server dan komputer yang lain, lalu pada bagian.address bar ketik : http://www.rumah.com Jika mampu program browser mampumenampilkan halaman .maka proses konfigurasi web server (IIS)dan DNS server telah berhasil.
Dengan demikian adanya kombinasi antara IIS dan DNS kita dapat menjadikan suatu komputer sebagai web server yang dapat digunakan untuk berbagai kepentingan, baikuntuk pendidikan, administrasi pemerintahan maupun kegiatan bisnis yang bersifat Local atau internasional.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

>>MEMBANGUN WEB SERVER PADA LAN Dg WINDOWS 2000 SERVER

A. Pendahuluan Web atau istilah lengkapnya web site, juga sering disebut dengan home page adalah suatu halaman yang berisi sejumlah informasi yang dapat diakses dan dibaca melalui sistem jaringan dengan menggunakan program browser. Informasi yang dapat ditampilkan lewat web dapat berupa tulisan, gambar, dan bahkan audio visual pun bisa ditampilkan. Untuk contoh terakhir misalnya berita televisi liputan 6 dari SCTV bisa diakses dari internet dengan alamat www.liputan6.com.
Untuk memasang web agar bisa di baca oleh orang lain dari komputer lain didalam system jaringan, baik jaringan local (LAN) maupun jaringan berbasis luas (WAN dan Internet) maka memerlukan program yang dapat memberikan layanan web atau web server. Web server ada yang dibuat secara terpadu dengan program system operasi dan secara terpisah. Program web server ada banyak jenisnya, seperti apache, abbys, xitami dan IIS. Untuk program web server IIS sudah menjadi satu paket di dalam system operasi Windows 2000 server.

B. Tujuan TeoriTujuan penulisan ini adalah :
1. Menjelaskan prinsip kerja web server
2. Menjelaskan langkah – langkah konfigurasi web server (IIS)
3. Menjelasakan langkah – langkah konfigurasi web site properties.

C. Pembahasan
1. Prinsip kerja program web serverPrinsip kerja program web server adalah memberikan informasi yang diminta oleh komputer client dan melayani setiap permintaan yang datang dari manapun. Informasi akan dikirimkan oleh komputer server lalu akan diterima dan dibaca oleh komputer client melalui program browser. Urutan kerja web server adalah sbb :- Komputer client mengetikan alamat komputer server missal, www.movingcel.com dari program browser, seperti pada gambar
1.Alamat Web- Komputer server www.movingcel.com akan memberikan informasi berupa halaman utama atau index.html yang akan dibaca dari komputer client.- Komputer client memilih informasi yang diinginkan dengan menekan tombol link, misalnya pilihan harga, sehingga server akan memberikan tampilaninformasi yang diminta client.- Komputer Server kemudian mengirimkan informasi yang di inginkan oleh client sehingga muncul dan dibaca di komputer client. Informasinya berupa daftar harga untuk tiap jenis voucer dan nominalnya,.2. Langkah – langkah konfigurasi web Server

A. Mendefinisikan Web Site

1. Jalankan program Internet Service Manager yang telah terinstal di komputer server dengan cara klik tombol Star > Program > Administrative Tools > Internet Service Manager.
2. Dari tampilan program IIS, kemudian buat sebuah web site dengan langkah klik tombol action hingga muncul menu, lalu pilih New >>Web Site,
3. Kemudian muncul ucapan selamat datang pada program panduan (wizard) untuk membuat web site , lalu pilih tombol Next hingga muncul tampilan.Untuk bagian description isi nama web site yang akan kita buat, misalnya : movingcel.com lalu pilih next :
4. Selanjutnya pilih tombol next, hingga muncul tampilan menu untuk pemilihan IP Address dan nomor port untuk web site,
5. Pada langkah berikutnya pilih tombol Next, hingga muncul menu untuk memilih lokasi direktori tempat menyimpan data data web site.dengan Lokasi direktori data web site di c:\inepub\wwwroot
6. Berikutnya pilih tombol Next, hingga muncul tampilan pengaturan hak akses web seperti . Pilih dengan memberi tanda centang. Saat ini kita pilih read, run script, excekute dan browse.
7. Selanjutnya pilih tombol Next, hingga muncul konfirmasi bahwa proses pembuatan web site secara terpandu sudah selesai, lalu tekan tombol finish untuk mengakhirinya 8. Setelah menekan tombol finish, maka akan kelihatan pada program IIS akan muncul nama web site yang dibuat dengan sejumlah file dan direktori yang ada.

B. Mengkonfigurasi Server Extensions Setelah pendefinisian web site selesai, maka dilanjutkan dengan pengaturan konfigurasi server extension.
Dengan langkah sebagai berikut :
1. Dari menu IIS, kemudian pilih dan klik tombol action >> All Tasks >> Configure Server Extension, hingga muncul tampilan Pengaturan server extension di IIS
2. Kemudian muncul tampilan selamat datang pada program server extension configurations,
3. Kemudian pilih Next, hingga muncul tampilan pembuatan kelompok windows seperti tampak 4. Pilih Next, hingga muncul menu pemilihan administrator sebagai orang yang punya hak pengelolaan web site,
5. Pilih Next, sehingga akan muncul tampilan untuk pengisian email server . Pada dialog ini kita pilih No, I’ll do it latter. Hal ini karena pada Windows 2000 server belum dilengkapi dengan program mail server. Sehingga untuk penggunaan email, perlu bantuan program yang lain.
6. Selanjutnya kita pilih Next, hingga muncul tampilan finish yang menginformasikan bahwa kegiatan konfigurasi server extension sudah selesai.

3. Mengkonfigurasi DNS (Domain Name Sytem ) ServerDNS merupakan suatu protocol yang berfungsi untuk menjembatani antara alamat jaringan dalam bentuk IP addres yang berupa angka – angka menjadi kata – kata yang mudah di ingat dan dapat menjadi identitas dari suatu lembaga.
Dalam konfigurasi DNS Server ini terdiri dari dua kelompok, yaitu :
A. Mendefinisikan New Zone
1. Jalankan program DNS dengan cara pilih tombol Start >> Program >> Administrativ Tools >> DNS,
2. Buat New Zone dengan cara klik Action lalu pilih New,
3. Sehingga akan muncul tampilan ucapan selamat datang dalam pembuatan new zone seperti(New Zone Wizard)
4. Pilih Next, hingga muncul tampilan pemilihan zone type lalu pilih standard primary5. Pilih Next, hingga muncul tampilan pengisian nama zone yang mau dibuat. Ketik movingcel.com,
6. Pilih Next, hingga akan tampil nama file movingcel.com.dns sebagai tanda telah berhasil pembuatan zone baru movingcel.com,
7. Pilih Next, sehingga akan muncul informasi bahwa pembuatan zone baru secara terpandu telah selesai, lalu tekan tombol finish untuk mengakhiri proses pembuatan zone movingcel.com, 8. Setelah tombol finish ditekan, maka akan tampil jendela zone yang sudah dibuat movingcel.com

B. Mendefinisikan New HostDalam pendefinisian new host ini dimaksudkan agar alamat web menjadi komplit dari yang movingcel.com menjadi www.movingcel.com.

Langkah langkah pembuatan new host adalah sebagai berikut :
1. Dari tampilan DNS kemudian cari nama web site yang sudah dibuat dalam zone create,
2. Dari tampilan DNS kemudian pilih tombol action atau pilih movingcel.com kemudian klik kanan hingga muncul menu pop up, lalu klik new host.
3. Pilihan pembuatan new host akan memunculkan menu new host seperti pada gambar 33.a lalu kit isi name : www dan ip address : 219.200.20.231f hx dmiyrl
4. Lalu pilih tombol Add Host lalu tekan tombol Done, sehingga jika proses pembuatan berhasil akan muncul tampilan yang memberikan informasi bahwa pembuatan new host telah sukses,
5. Kemudian muncul tampilan lanjutan pembuatan new host
6. Dengan menekan tombol done, maka akan muncul menu DNS dengan tambahan www pada bagian forward zone movingcel.com,

4. Melakukan pengaturan property web sitePengaturan ini dimaksudkan agar setiap kita mengakses web site dengan mengetikan alamat www.movingcel.com pada address bar program browser (internet explorer) maka server akan mengarahkan kita untuk membuka file index.html sebagai halaman utama web site tersebut.
Langkah pengaturan web site sebagai berikut:
1. Masih dari program IIS, kemudian pilih nama web site yang ada : movingcel.com lalu pilih tombol action, hingga muncul menu pop up lalu klik tombol properties .
2. Pemilihan menu properties pada movingcel.com akan memunculkan dialog properties.
3. Pilih tab Documents untuk pembuatan file index.html dengan cara pilih tombol add lalu ketik nama file : inde.html pada kotak isian.Pembuatan file index.html sudah berhasil, tampak pada gambar dengan posisi masih dibawah, sehingga perlu digeser keatas dengan menekan tombol naik di sebelah kiri nama file hingga berada paling atas seperti gambar .

5. Proses pengaturan web site : movingcel.com sudah selesai, lalu tekan tombol ok maka web site sudah dapat di jalankan dengan cara membuka program browser (internet explorer) dari komputer server dan komputer yang lain, lalu pada bagian address bar ketik : http://www.movingcel.com Jika mampu program browser mampu menampilkan halaman index.html, maka proses konfigurasi web server (IIS) dan DNS server telah berhasil. Jika belum maka ulangi langkah- langkah tersebut diatas dengan teliti dan hati – hati...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

BELAJAR MEMBUAT PC ROUTER SEDERHANA (windows dan linux)

Router biasa dikenal sebagai perangkat yang mampu menghubungkan dua atau lebih jaringan serta mampu menentukan jalur yang paling optimal untuk mentransfer data antara dua atau lebih jaringan (berada di layer 3 / network). Karena harga sebuah dedicated router cukup lumayan sangat mahal, maka sebagian orang mencari alternatif laen untuk menjalankan tugas router. Dibuatlah PC Router.
Kali ini saya mencoba untuk meng-koneksi-kan keempat komputer dimana terdapat dua buah network id, artinya terdapat dua jaringan berbeda yang dihubungkan oleh sebuah router (PC yang telah disulap menjadi router). Agar terlihat sedikit agak rumit, saya mencoba untuk menggunakan 2 OS yg cukup beken yakni Windows dan Linux Gentoo.

Langkah-langkahnya:
1.) Pertama, saya melakukan setting pada PC windows (host 4) di jaringan 192.168.15.0/24 dengan memberi IP address 192.168.15.2 netmask 255.255.255.0, kemudian gateway-nya diarahkan ke alamat 192.168.15.1 (alamat PC router yang berhubungan dengan network 192.168.15.0/24). Caranya adalah :- masuk ke menu Local Area Connetion Properties -> Internet Protocol (TCP/IP) Properties -> setting IP address, subnetmask, dan default gateway-nya
2.) Sebelum melakukan setting pada PC Router, terlebih dahulu saya melakukan setting pada jaringan 192.168.12.0/24 yaitu dengan memberi IP address pada PC Linux (host 1) dengan alamat 192.168.12.4, karena pake Linux maka NIC (Network Interface Card) atau yang lazim dikenal LAN Card akan terdeteksi sebagai ethx (eth0 atau eth1), asumsi bahwa yang terdeteksi ialah eth0 maka cara setting :# ifconfig -a (melihat interface yang terdeteksi)# ifconfig eth0 192.168.12.4 netmask 255.255.255.0 (setting IP address)

3.) Langkah selanjutnya yaitu melakukan setting pada PC windows (host 2) di jaringan 192.168.12.0/24. Di host 2 tersebut terpasang dua buah NIC yang akan menghubungkan antara host 1 dengan PC Router (bisa juga menggunakan switch untuk menghubungkan host 1, host 2, dan PC Router) yang nantinya akan dibuat sebuah bridge. Step-stepnya yaitu setting IP address 192.168.12.3 pada NIC 1 dan 192.168.12.2 pada NIC 2. Kemudian drag keduanya, klik kanan pilih Bridge Connection. Setelah itu kasih IP address pada bridge, misal 192.168.12.5 subnet 255.255.255.0, lalu arahkan gateway ke alamat 192.168.12.1 (alamat PC Router yang berhubungan dengan network 192.168.12.0/24). Cara teknis sama dengan cara pertama di atas.

4.) The next step I setup the PC Router. Pada PC Router telah terpasang dua buah NIC. Karena menggunakan Linux maka NIC akan terdeteksi sebagai eth0 dan eth1, asumsi bahwa eth0 berhubungan langsung dengan jaringan 192.168.15.0/24 sedangkan eth1 berhubungan langsung dengan jaringan 192.168.12.0/24 maka ketikan perintah melalui konsole :# ifconfig eth0 192.168.15.1 netmask 255.255.255.0# ifconfig eth1 192.168.12.1 netmask 255.255.255.0setelah itu cobalah melakukan ping dalam satu jaringan, jika sudah berhasil maka kita tinggal menyeting proses peroutingannya, yaitu :# route add -net 192.168.15.0 netmask 255.255.255.0 dev eth0# route add -net 192.168.12.0 netmask 255.255.255.0 dev eth1kemudian jangan lupa untuk mengaktifkan ip_forwarding-nya :# echo “1″ > /proc/sys/net/ipv4/ip_forwarding

5.) Langkah terakhir setting pada host 1 dan host 4 agar mampu routing melalui gateway PC Router, untuk Windows :- masuk cmd.exe ketikkan route add 192.168.12.0 mask 255.255.255.0 192.168.15.1(untuk mengetahui lebih lengkap keterangannya ketikkan route –help)pade host 1 (Linux) :# route add default gw 192.168.12.1

6.) Proses terakhir, saya mencoba menge-ping antara host 1 dengan host 4 dan hasilnya Reply. maka berhasil berhasil………………

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments